Cegah Alzheimer dengan Belajar Bahasa Asing, Diantaranya ... | Liputan 24 Bali
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Cegah Alzheimer dengan Belajar Bahasa Asing, Diantaranya ...

Posted by On 5:16 PM

Cegah Alzheimer dengan Belajar Bahasa Asing, Diantaranya ...

Cegah Alzheimer dengan Belajar Bahasa Asing, Diantaranya Bahasa Rusia

Penyakit alzheimer atau pikun bisa ditunda atau dicegah dengan belajar bahasa baru, diantaranya bahasa Rusia.

Cegah Alzheimer dengan Belajar Bahasa Asing, Diantaranya Bahasa RusiaTribun Bali/Kander TurnipOwner Russian Centre Bali Putu Adnyana (kiri) mengajar di Inaya Hotel Bali Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (23/6/2018) lalu.

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Russian Centre Bali menggelar pelatihan (Inhouse training) bahasa Rusia di Inaya Putri Bali Hotel di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, pada pertemuan kesembilan, Jumat (22/6/2018) lalu.

Pada pe rtemuan kali ini, owner Russian Centre Bali Putu Adnyana diantaranya membahas tentang tips mencegah atau menunda alzheimer, penyakit pikun atau kehilangan ingatan, di antaranya dengan belajar bahasa asing.

"Penyakit alzheimer atau pikun bisa ditunda atau dicegah dengan belajar bahasa baru, diantaranya bahasa Rusia. Dengan belajar bahasa asing, kita melatih otak kanan, seperti kita melatih seni. Bahasa asing lainnya yang sangat kuat melatih otak kanan adalah memperlajari bahasa Mandarin," ujar Putu Adnyana.

Di sisi lain, Putu Adnyana yang juga menjadi pengajar di Russian Centre Bali ini mengutip hasil penelitian ahli linguis Amerika menyebutkan, cara menguasai kosakata bahasa asing, diantaranya dengan cara menguasai 100 kosakata yang paling populer dan sering digunakan.

"Dengan mempelajari 100 kosakata bahasa Rusia yang paling populer, kita sudah bisa berkomunikasi dengan kalimat-kalimat sederhana. Setelah itu, kita harus terus mengembangkan 100 ko sakata berikutnya. Begitu selanjutnya dan seterusnya, sampai kosakata yang kita kuasai terus bertambah," ujar Putu Adnyana.

Dalam pertemuan kemarin dipelajari juga pengembangan kata dari kata-kata yang sudah dipelajari dalam pertemuan sebelumnya.

Misalnya kata кто (siapa) bisa berkembang menjadi kata никто (bukan sesiapa), kata где (di mana) bisa berkembang menjadi kata нигде (bukan di mana-mana), kata когда (kapan) bisa berkembang menjadi kata никогда (tidak pernah), demikian seterusnya.

Selain menambah perbendaharaan kata, dalam pertemuan itu juga dilakukan praktik percakapan dengan mengundang 2 orang karyawan ke depan kelas untuk berbicara seolah-olah sebagai turis Rusia dan karyawan hotel. (*)

Penulis: Kander Turnip Editor: Kander Turnip Sumber: Tribun Bali Ikuti kami di Perjuangan Wanita Hamil Selamat dari KM Sinar Bangun, Sempat Pegangan Tangan, Suami Belum Ditemukan Sumber: Berita Bali

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »